STANDAR PROFESI PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

7 kompetensi rekam medis istilah itulah yang sering kali kita PMIK mendengarnya.

hallo sobat PMIK udah pada tahu belum kompetensi rekam medis tuh apa aja?

Sudah tahu belum kalau kompetensi rekam medis yang sebelumnya di atur di KMK 377/Menkes/SK/III/ 2007 telah berganti yang mana kini di atur dalam KMK No 312 th 2020 atau KMK No HK.01.07/MENKES/312/2020 tentang STANDAR PROFESI PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN.

Dalam KMK 312 dinyatakan Kompetensi dibangun dengan akar yang terdiri atas profesionalisme yang luhur, kewaspadaan dalam bentuk mawas diri dan pengembangan diri, serta komunikasi efektif, yang akan menunjang manajemen data dan informasi kesehatan, keterampilan klasifikasi klinis, kodifikasi penyakit dan masalah kesehatan lainnya, dan prosedur klinis, aplikasi statistik kesehatan, epidemiologi dasar, biomedik, serta manajemen pelayanan RMIK.

Maka dari itu, berikut susunan Kompetensi PMIK berdasarkan KMK 312 tahun 2020:

  1. Profesionalisme yang Luhur, Etika dan Legal.
  2. Mawas Diri dan Pengembangan Diri.
  3. Komunikasi Efektif.
  4. Manajemen Data dan Informasi Kesehatan.
  5. Keterampilan Klasifikasi Klinis, Kodifikasi Penyakit dan Masalah Kesehatan Lainnya, serta Prosedur Klinis.
  6. Aplikasi Statistik Kesehatan, Epidemiologi Dasar, dan Biomedik.
  7. Manajemen Pelayanan RMIK.

Komponen Kompetensi

  1. Area Profesionalisme yang Luhur, Etika dan Legal
    • Percaya dan mengamalkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
    • Memiliki standar moral, etika, dan disiplin.
    • Mematuhi hukum dan perundangan.
    • Memiliki wawasan sosial budaya.
    • Menunjukkan sikap dan perilaku sesuai standar profesi.
  2. Area Mawas Diri dan Pengembangan Diri
    • Memahami batas kemampuan dan kewenangan.
    • Bertindak penuh kehati-hatian, dan selalu waspada.
    • Mempertahankan dan memelihara kompetensi dengan penerapan belajar sepanjang hayat.
    • Pengembangan pengetahuan dan keterampilan baru.
  3. Area Komunikasi Efektif
    • Komunikasi lisan dan tertulis yang dapat dipahami oleh pengguna jasa
    • Komunikasi lisan dan tertulis dalam rangka kolaborasi dengan mitra kerja.
    • Komunikasi dengan masyarakat.
    • Komunikasi verbal dan non verbal.
    • Penerapan ilmu komunikasi untuk pengumpulan, pengolahan, penyajian data beserta informasi kesehatan.
  4. Area Manajemen Data dan Informasi Kesehatan
    • Perancangan standar data kesehatan.
    • Pengelolaan data dan informasi kesehatan.
    • Pemanfaatan data dan informasi untuk menunjang pelayanan kesehatan.
    • Penggunaan sistem informasi kesehatan dalam pengelolaan data kesehatan.
  5. Area Keterampilan Klasifikasi Klinis, Kodifikasi Penyakit dan Masalah Kesehatan Lainnya, serta Prosedur Klinis
    • Pemahaman konsep klasifikasi klinis dan kodifikasi penyakit dan masalah kesehatan lainnya, serta prosedur klinis.
    • Penggunaan berbagai jenis klasifikasi klinis, penyakit dan masalah kesehatan lainnya, serta prosedur klinis.
    • Pemahaman, Penggunaan sistem pembiayaan pelayanan kesehatan yang menggunakan dasar klasilikasi klinis, kodifikasi penyakit dan masalah kesehatan lainnya, serta prosedur klinis.
    • Pemahaman, pembuatan, penyajian statistik klasifikasi penyakit dan masalah kesehatan, serta prosedur klinis.
  6. Area Aplikasi Statistik Kesehatan, Epidemiologi Dasar, dan Biomedik
    • Penerapan statistik dalam pengolahan, penyajian data dan informasi kesehatan.
    • Penerapan epidemiologi dasar dalam perancangan program dan analisis data kesehatan.
    • Penerapan biomedik dalam pemahaman karakteristik dan makna data kesehatan.
  7. Area Manajemen Pelayanan RMIK
    • Pengumpulan data pelayanan dan program kesehatan secara manual dan elektronik.
    • Pengolahan data pelayanan dan program kesehatan secara manual dan elektronik.
    • Penyajian data pelayanan dan program kesehatan secara manual dan elektronik.
    • Analisis data pelayanan dan program kesehatan secara manual dan elektronik.
    • Pemanfaatan data pelayanan dan program kesehatan sebagai informasi/masukan untuk pengambilan keputusan.
    • Pengelolaan pelayanan RMIK di fasilitas pelayanan kesehatan.
    • Pengelolaan pelayanan RMIK di seluruh fasilitas kesehatan.

Bagaimana sobat PMIK sudah mulai tahu perbedaan KMK 377/Menkes/SK/III/ 2007 dengan KMK No 312 th 2020?

Sudahlah iyaa….

sobat juga boleh menonton disini

STANDAR PROFESI PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Untuk lebih lengkapnya tentang KMK No 312 tahun 2020 silahkan sobat bisa akses di LINK berikut ini. Silahkan komentar, diskusi dan kasih saran jika ingin filenya silahkan akses dilink.

Jika ingin tahu juga KMK 377/Menkes/SK/III/ 2007 silahkan akses di sini.

Semoga materi ini bermanfaat …..

sobat juga bisa lebih mengenal apa itu rekam medis disini

Sumber: Keputusan Mentri Kesehatan No 312 tahun 2020

https://pormiki.or.id/kmk-no-312-tanhun-2020-tentang-standar-profesi-perekam-medis-dan-informasi-kesehatan/ akses 21 November 2020
Posted by Taufik Gani in Rekam Medis, 0 comments

CPD ONLINE REKAM MEDIS

Hallo Sobat PMIK dan NAKES… Masih bingung bagaimana cara memperpanjang STR, karena harus mendaftar akun di CPD ONLINE? Dikesempatan kali ini mari kita belajar berkaitan dengan CPD ONLINE.

Okay Sob udah tahu apa itu CPD ONLINE ? kalau belum ini kasih bocoran CPD Merupakan singkatan dari Continuing Professional Development atau ada yang bilang juga  P2KB panjangannya  Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan, jadi CPD ONLINE merupakan  tahapan proses pengembangan keprofesian yang dilakukan seorang tenaga kesehatan profesional dalam kapasitasnya sebagai Ahli profesi seperti Perekam Medis dan Informasi Kesehatan, keperawatan, bidan, dokter, analis, farmasi, gizi, dan tenaga kesehatan lainnya, guna mempertahankan dan meningkatkan profesionalismenya sesuai standar kompetensi yang ditetapkan.

Tidak semua orang dapat mengakses CPD ONLINE, ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan seperti  data individu yang valid, terdaftar di perhimpunan Profesi, dan lain sebagainya. Karena CPD ONLINE merupakan suatu sistem Perangkat lunak yang memproses dan mengintegrasikan seluruh pencatatan dan pengelolaan kegiatan pengembangan pendidikan Tenaga kesehatan dalam bentuk elektronik secara online, yang diharapkan dapat meningkatkan Efektifitas monitoring maupun evaluasi kegiatan CPD oleh semua pemangku kepentingan.

Dengan CPD ONLINE sobat Perekam medis informasi kesehatan dapat mengajukan perpanjangan STR (Surat Tanda Registrasi) agar dapat diproses secara cepat oleh MTKI (Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia) tentunya setelah terpenuhi 25 SKP (Satuan Kredit Profesi) dalam satu periode (5 tahun) dan surat rekomendasi dari DPD PORMIKI.

Jika masih bingung sobat bisa liha tutorial CPD ONLINE sebagai berikut:

Posted by Taufik Gani in PORMIKI, Rekam Medis, 2 comments

LAMBANG PORMIKI

PORMIKI merupakan sebuah organisasi profesi para perekam medis di Indonesia. Dimana PORMIKI merupakan singkatan dari Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia. Organisasi PORMIKI dibentuk pada 18 februari 1989, yang mana nama organisasi PORMIKI tersebut merupakan usulan dari Bapak Prof. Anton Moelyono selaku Ketua PPPB (Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa).

Sebuah organisasi tidak akan lepas dari yang namanya simbol atau tanda atau lambang. Yang mana tujuannya sebagai tanda atau gambaran yang mewakili sebuah gagasan dari sebuah organisasi tersebut. Begitu juga dengan organisasi PORMIKI yang memiliki Lambang seperti berikut:

Adapun makna dari lambang tersebut:

BUKU TERBUKA dengan PENA DILILIT ULAR MENGHADAP KE KANAN melambangkan rekam medis merupakan sarana komunikasi untuk merekam data/informasi medis/ kesehatan

Di tengah buku terdapat ANGKA 1989 melambangkan tahun berdirinya organisasi pormiki

7 BUAH BUNGA KAPAS dan 18 BUAH PADI yang semuanya berjumlah 25 menandakan tanggal pemberitahuan secara resmi pembentukan Pormiki kepada simpatisan perekam medis dari beberapa Provinsi di Indonesia

5 SIMPUL PENGIKAT melambangkan 5 dasar Negara yaitu Pancasila.

 

Sumber : https://pormiki.or.id/profil/sejarah/ 
Posted by Taufik Gani in PORMIKI, 0 comments